Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • اردو
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • اردو
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya
 

Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan), Bagian 30 dari Banyak Seri

Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Tinggal jauh dari kampung halaman seringkali tidak mudah bagi mereka yang memiliki begitu banyak kenangan manis di tanah tempat mereka menghabiskan masa kecil. “Sepertinya desa kita di masa lalu Bunga-bunga kuning di atas bunga krisan yang masih bermekaran Lorong-lorong berbatu, halaman yang tertutup lumut, dan kuil-kuil kuno berubin Dalam suka maupun duka, pemandangannya setia menemani kita. Wahai kampung halaman, aku masih ingat sampai hari ini.”

Sejak hari kepergianmu, aku rindu mengunjungi tanah kelahiran kita Dengan sabar dia menunggu kepulangan kita Melewati siklus bulan sabit dan matahari terbenam Sejak kecil, aku telah meninggalkan gubuk desa yang sederhana, Kemudian tumbuh dan jatuh cinta di kota Angin nostalgia yang menyapu rerumputan liar Dalam kesedihan, Aku ingat rumpun bambu hijau Sepertinya desa kami di masa lalu Bunga-bunga kuning di atas bunga krisan yang masih bermekaran Gang-gang berbatu, pekarangan yang tertutup lumut, dan kuil-kuil kuno berubin Dalam suka maupun duka, pemandangan itu dengan setia menemani kami. O kampung halaman, saya masih ingat sampai hari ini Suara ayunan tempat tidur gantung di sore hari musim panas Kisah-kisah di malam yang panjang di tepi sumur air Dari perahu yang meluncur menggemakan nada-nada kesedihan yang manis. Sawah dan ladang jagung di sini, dan di sana ada padi Aroma pedesaan yang sangat menggembirakan Setiap tahun, jejak musim berbunga Terbawa lembut oleh angin untuk berkunjung. Setengah abad jauh dari tanah air, pupus sudah harapan saya untuk melihatnya lagi! Rumah tua itu sudah tidak ada, dan beberapa teman Semua pergi telah berpisah. Saya telah bersikap acuh tak acuh selama di perjalanan, Sekarang baru menyadari bahwa saya tidak punya rumah. Merindukan pedesaan, tak terlihat, Awan putih menghilang ke seribu arah.

Ingatan akan kehidupan masa lalu seseorang sering kali menyedihkan, meskipun itu adalah masa yang gemilang. Seseorang tiba-tiba sangat menyadari sifat fana dari keberadaan fisik dan mulai dengan sungguh-sungguh mencari kebijaksanaan dan pembebasan sejati untuk mendapatkan kembali kemuliaan abadi kita di Surga.

Melewati istana kerajaan Jejak-jejak permaisuri dari masa lampau... Melankolis yang lembut!

Cintaku, masih ingatkah kau? Langkah kaki yang elegan seperti teratai fuchsia, Kastil gading dan paviliun batu giok, Di ibukota kuno, pelukan cinta masa lalu yang mengundang Lagu kecapi yang mengalun di istana malam

Cintaku, ingatkah kau tidak? Tempat tidur sutra, bantal beludru Bibir lembut berseri-seri seperti bunga krisan musim gugur Keindahan dan keanggunannya Selama ribuan tahun, bangsa yang terpikat masih ...

“Itu hanya masalah waktu. Melayang di atas sayap perubahan Dewi yang riang Tersenyum dengan gembira Tidak peduli dengan hati manusia yang muram Atau reruntuhan kastil!

Perjalanan yang sepi di tengah perubahan yang konstan Kerikil pudar berjejer di jalan… Bunga-bunga dengan cemerlang memantulkan gambar sebelumnya Di danau yang murni dari masa lampau.

Dari Istana Barat permaisuri tercinta, musik dari kejauhan bergema Tangannya yang lembut memainkan lagu yang mempesona Aroma cendana tercium dengan lembut Hati kaisar terpesona!

O masa lalu... Masa-masa keemasan! Kenangan perpisahan... O masa lalu... Masa-masa keemasan! Kenangan perpisahan...

Aku berjalan ke masa sekarang, Hujan mengalir melalui hatiku!

O masa lalu... Masa-masa keemasan! O masa lalu... Masa-masa keemasan! O masa-masa keemasan...

Dunia ini tidak ada yang abadi; skema megah apapun bisa hancur dalam sekejap. Hati yang berbunga-bunga pada suatu hari akan terasa indah seperti sebuah lagu, namun akan segera sirna ketika badai datang; manusia merasa kesepian dan tersesat, ingin melarikan diri dari kehidupan yang fana ini untuk menemukan tempat yang damai, riang, dan tenang.

Mengenang dongeng kuno Dahulu kala, para dewa bersimpati pada manusia yang masih polos Zaman masih polos, saat aku memimpikan Surga di malam hari Hidup terasa indah, dan lamunan pun riang.

Saya merindukan masa-masa masa kecil saya Buku-buku dari sekolah, makanan dan pakaian dari Ibu dan Ayah. Di saat-saat melankolis, seorang dewa muncul dalam imajinasiku Untuk memberikan keajaiban dan mengubah situasi.

Sekarang setelah saya dewasa, hidup tampak penuh dengan kekacauan Dengan tangan kosong, masa depan saya sendiri yang harus saya putuskan. Mimpi masa lalu telah terbang Untuk sebuah negeri yang jauh, para dewa juga telah meninggalkan sisi manusia.

Ada kalanya kesedihanku tak terlukiskan Hidup itu menipu, dan manusia tidak jujur! Aku merindukan keyakinan untuk dilihat Untuk memelihara harapan, seperti ketika aku masih kecil.

Jika Anda memiliki dewa cadangan, tolong pinjamkan saya satu Untuk menyelamatkan saya dari alam gelap ini Saat ini juga; Jangan berjanji dalam kehidupan yang akan datang, aku akan merana dalam kematian yang perlahan, menunggu!

Nasib manusia terus tertahan oleh keterikatan dan khayalan duniawi, sehingga sulit bagi kita untuk melepaskan diri dari ikatan-ikatan yang mengikat. Dalam simpati terhadap nasib kita, para Guru yang tercerahkan telah turun ke Bumi berkali-kali, mencoba membebaskan kita dari belenggu, tetapi berkali-kali Mereka telah meneteskan air mata keputusasaan, karena menyelamatkan manusia bukanlah tugas yang mudah. “Saya berharap kita bisa berlayar ke tujuan yang sama. Aku ingin mematahkan rantai ini... Oh! Keputusasaanku!”

Kemana, kemana kau akan pergi, matahari musim dinginku? Tidakkah kau akan merindukanku Tetap tinggal di sisi laut ini?

Kemana, kemana kau pergi, bulan yang lembut? Betapa, betapa aku merindukanmu Berdiri di sisi ini, air biru!

Aku berharap kita bisa berlayar ke tujuan yang sama. Aku ingin mematahkan rantai ini... Oh! Keputusasaanku!

Di mana, di mana kau sekarang, satu-satunya? Tidakkah ada yang memelukmu saat kau terbangun sambil menangis?

Kapan aku bisa melihatmu, satu-satunya milikku? Tidakkah ada yang memberitahuku jika kau akan kembali?

Terima kasih atas kebaikan Anda.

Ms. Debbie Reynolds: Itu luar biasa. Maha Guru Ching Hai. Bagus! Bagus! Indah sekali! Itu benar-benar membuat seseorang terpojok. Untuk seorang gadis kecil, Anda tentu memiliki suara yang indah. Lirik yang luar biasa! Saya rasa malam ini sangat istimewa. Bukankah itu luar biasa dan diri-Nya? Maksud saya... (Ya.) Saya pasti akan sangat takut. Ia melakukan pekerjaan luar biasa. Saya tidak percaya Ia melakukan itu. Mereka katakan ke saya untuk sampaikan kepada-Nya bahwa itu akan mudah, tapi Anda tahu itu sangat menakutkan. Saya sangat bangga pada-Nya. Bukankah Dia luar biasa? Dia bernyanyi dengan indah.
Tonton Lebih Banyak
Semua bagian (30/39)
1
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2021-08-10
27712 Tampilan
2
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2021-12-07
17743 Tampilan
3
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2022-01-01
15116 Tampilan
4
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2022-06-03
14154 Tampilan
5
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2022-09-03
13926 Tampilan
6
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2022-10-13
13581 Tampilan
7
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2022-11-24
12851 Tampilan
8
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-01-11
11987 Tampilan
9
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-02-25
10934 Tampilan
10
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-04-20
11025 Tampilan
11
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-06-29
11286 Tampilan
12
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-08-26
10291 Tampilan
13
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-09-28
10150 Tampilan
14
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-11-03
10724 Tampilan
15
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2023-12-09
9871 Tampilan
16
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-01-13
9596 Tampilan
17
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-02-16
9265 Tampilan
18
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-03-23
9458 Tampilan
19
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-04-27
9390 Tampilan
20
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-05-31
9748 Tampilan
21
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-07-06
8927 Tampilan
22
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-08-10
7959 Tampilan
23
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-09-14
7676 Tampilan
24
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-10-18
18217 Tampilan
25
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-11-22
7158 Tampilan
26
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2024-12-28
6887 Tampilan
27
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-01-31
6426 Tampilan
28
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-03-08
5925 Tampilan
29
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-04-12
5822 Tampilan
30
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-05-17
5594 Tampilan
31
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-06-20
5348 Tampilan
32
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-07-26
5525 Tampilan
33
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-08-30
4653 Tampilan
34
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-10-04
4076 Tampilan
35
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-11-08
4147 Tampilan
36
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2025-12-13
4256 Tampilan
37
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2026-01-15
3248 Tampilan
38
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2026-02-21
2774 Tampilan
39
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2026-03-28
1807 Tampilan
Tonton Lebih Banyak
Video Terbaru
Ringkas
2026-04-08
232 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-04-08
744 Tampilan
33:52
Berita Patut Disimak
2026-04-07
214 Tampilan
Jejak Budaya Di Seluruh Dunia
2026-04-07
210 Tampilan
Veganisme: Cara Hidup Mulia
2026-04-07
222 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-04-07
1034 Tampilan
38:11
Berita Patut Disimak
2026-04-06
397 Tampilan
Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Prompt
OK
Unduh