Pencarian
Bahasa Indonesia
Judul
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • polski
  • italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Others
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • polski
  • italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Others
Judul
Naskah
Berikutnya
 

Maya Sudah Lenyap & Kehidupan Sri Mahavira: Pembebasan Chandana, Bagian 5 dari 7

2020-08-16
Lecture Language:English
Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut

Semua orang sangat baik. Polisinya juga. Mereka sangat sopan, sangat elegan. Mereka tampak seperti penjaga yang gagah berani dari kerajaan kuno. Sangat elok, tampan, dan sangat sopan, bagi saya. Saya tidak tahu apakah Anda atau siapa pun memiliki pengalaman lain, tapi bagi saya, sangat baik. Saya bahkan menulis puisi untuk mereka.

Jadi, saya sudah ceritakan kisahnya, ya kan? Tidak, tidak, bukan cerita ini, tapi saya bermaksud memberitahu Anda sesuatu. Ya, ya, ya, saya ingat. Dia sedang bekerja, lalu saya pergi, saya pergi ke tempat lain untuk mempelajari helikopter lebih lanjut. Dan dia tetap di tempat dia berada, karena dia tidak harus pergi dengan saya, dan dia belajar dengan cepat. Dia bahkan tidur terbang. Ketika dia tidur, dia terbang. Dia berlatih sepanjang waktu di rumah, tanpa helikopter. Jadi, dia belajar dengan sangat cepat dan dia bahkan menjadi inspektur untuk pilot baru. Benar? Sebelumnya, ya kan? Ya, ya. Dan sekarang, dia bekerja di area lain. Saya tak ingin Anda menaruh terlalu banyak perhatian pada pria itu. Jangan ganggu dia. Jangan ganggu dia! Omong-omong, dia sudah menikah. Dan dia pria yang baik, suami yang sangat setia, jadi jangan pernah berpikir. Saya tahu kalian, kalian suka pilot. Saya dulu juga. Tapi, tidak semua pilot rupawan seperti yang Anda pikirkan, hanya saya yang rupawan, tapi hanya setengah pilot.

Saya tidak bisa terus terbang. Saya suka. Saya harus meninggalkan terbang di luar untuk terbang di dalam, agar lebih banyak manfaat bagi semua orang. Saya suka terbang. Sangat indah berada di atas sana; tidak ada yang mengganggu Anda; Anda tak dapat memikirkan apa pun kecuali apa yang ada di depan Anda. Dan di depan Anda semuanya kosong juga. Hanya saja berhati-hatilah dengan saluran listrik. Terkadang dalam cuaca berkabut, jika Anda terbang terlalu rendah dan Anda tidak memperhatikan, maka “sayonara” (selamat tinggal). Suatu kali terbang saya hampir mati, karena mesinnya kaput, rusak. Untungnya, kami punya satu mesin lagi. Ada dua mesin, jadi kami mendarat dengan satu mesin, tapi mendarat darurat. Bukitnya seperti ini, tidak seperti tanah datar, mendarat seperti ini. Oh! Untungnya, instruktur saya ada di sebelah saya, jadi dia mengambil alih, tapi wajahnya sangat hijau. Nyaris saja. Dia memiliki anak dan istri, dia tidak bisa pergi begitu saja. Saya bisa. Jika saya berpulang waktu itu, maka saya tidak perlu khawatir tentang apa pun lagi saat ini. Oke, begitulah. Itu masalahnya. Jadi, jika Anda melihatnya, ucapkan “Halo”. Saya yakin dia ingat saya. Mungkin tidak. Tunjukkan saja kepadanya Supreme Master TV, “Itu Dia, ingat Dia? Terlihat lebih tua sekarang."

Saya bertemu dia saat masih muda. Dia mengundang saya ke istana. Tapi,saat pertama kali pergi ke sana, saya pergi untuk melihat istana, hanya berdiri di luar, dan tiba-tiba semua kamera berbalik ke arah saya. Ratusan! Oh! Dan kemudian saya takut. Lalu kami pulang. Dan ketika dia berkata, "Datanglah ke istana besok," saya ingat kejadian itu, dan saya benar-benar takut. Saya tidak ingin pergi lagi pada waktu itu.

Setelah itu saya tinggal di Thailand, dan dia menanyakan nomor saya. Saya tak tahu apakah dia menelepon, karena saya lupa untuk memberinya nama saya, karena mereka hanya tahu nama saya sebagai Guru Ching Hai, mereka tidak tahu nama saya yang lain. Jadi, apa pun itu, mereka mungkin berkata, “Tidak ada yang seperti itu tinggal di sini. Tidak ada nama seperti itu di rumah kami." Lagipula, saya biasanya tidak menjawab telepon. Ketika mereka menjawab, mereka mungkin berkata, "Pemiliknya tidak di rumah," atau, "Kami tidak tahu orang ini." Entahlah. Dia pergi ke Thailand segera setelah itu, untuk mengunjungi Thailand. Dia mungkin berpikir saya adalah seorang putri, jadi dia pergi ke istana, tapi mereka hanya melihat putri-putri lain. Saya tidak di sana. Tapi, dia tahu nomor itu. Saya tinggal di lapangan golf, dan saya memberinya nomor telepon itu. Tidak apa, saya lupa, segala apa, segala apa. Seorang teman lama, teman yang lama, lama sekali. Dia tidak ingat, tapi saya ingat. Itulah masalahnya.

Tidak apa. Saya dulu tinggal di Monako. Maksud saya bukan kehidupan saat ini, kehidupan yang lain, sebagai seorang putri. Tapi, jangan bicarakan itu, saya menjadi gusar. Tapi, mereka semua perlakukan saya di sana seperti bangsawan juga. Saat tinggal di sana di hotel mana pun, mereka perlakukan saya sangat baik. Itu sebabnya saya memperlakukan Anda dengan baik sekarang, karena kenangan yang baik dari Monako. Saya ingin membalas keramahan dan kebaikan orang-orang itu. Mereka memanggil saya "putri!". Mereka bahkan tidak kenal saya. Saya pergi ke restoran dan makan dan semua itu dengan semua murid. Mereka mengatakan putri ini, putri itu. Saya bilang,"Saya bukan tuan putri." Lalu dia berkata, "Tidak apa." Pemilik restoran berkata, "Tidak apa, Anda adalah tuan puteri saya." Saya bilang, "Kalau begitu, terima kasih." Lalu, saat saya memesan taksi atau sesuatu, mereka selalu mengira saya adalah seorang putri. Mereka memanggil saya putri ini, putri itu. Dan saya selalu bilang, "Bukan." Seorang sopir taksi asli Monako, dia memiliki rumah di Monako, dan dia bukan sopir taksi biasa. Saya memanggilnya untuk datang karena di sana saya tak mengemudi. Lalu dia datang dan menjemput saya. Pertama kali dia datang dengan taksi normal. Kedua kalinya dia datang dengan Mercedes terbaiknya, putih dan besar. Saya berkata, “Oh! Di mana taksi Anda yang lain?" Dia jawab, "Tidak, ini untuk Anda, Tuan Putri." Dia mengatakannya seperti itu.

Para supir taksi menyukai saya. Saya memiliki pertalian yang baik entah bagaimana dengan sopir taksi. Mobil indah yang dimilikinya, Mercedes, putih dan bersih dan baru dan luas, mobilnya sendiri. Dia tidak membawa taksinya. Dia sungguh orang Monako asli. Ciri khususnya. Dia bilang dia orang Monako asli, lahir di sana dan aslinya dari sana. Dia berbicara bahasa Prancis kepada saya, dan saya bilang saya lebih memilih bahasa Inggris. Lidah saya terikat; sudah lama saya tidak bicara bahasa Prancis. Jadi, dia berbicara bahasa Inggris kepada saya. Mereka adalah orang yang sangat terdidik di Monako. Saat saya pertama kali pergi ke sana, saya berkata kepada orang-orang yang bekerja di restoran di hotel, "Bisakah Anda beritahu saya siapa dari Anda orang Monako asli? Saya ingin bertemu orang Monako asli." Dan mereka menjawab, “Tidak ada orang Monako asli yang bekerja di Monako." Seperti mereka semua adalah pangeran, mereka tak perlu bekerja. Hanya orang asing yang bekerja di sana. Benarkah itu? (Ya.) Itu benar. Dia tidak tahu apa-apa. Ya ampun, mereka tak tahu banyak. Jadi, saya terus mencari orang Monako asli, untuk melihat seperti apa mereka. (Saya juga bukan asli dari Monako.) Anda bukan? Anda orang Prancis? (Ya.) Tapi, Anda tinggal di Monako? (Ya.) Ya? (Saya tinggal di sebelah Monako.) Di sebelah Monako. (Saya bukan dari Monako.) Paham, paham.

Ketika saya berada di Monako, sulit menemukan apartemen atau apa pun untuk jangka pendek, jadi saya tinggal di sebelahnya. Suatu kali, saya bertemu orang Monako asli yang bekerja di sebuah restoran. Dia bahkan mengadopsi seorang anak laki-laki Âu Lạc (Vietnam). Sangat baik, sangat baik hati. Saya tidak tahu orang Monako asli, karena ketika Anda pergi ke Monako, Anda pikir itu semua Monako asli. Tidak benar. Itu semua orang asing, semua orang kaya dan terkenal yang tinggal di sana. Orang yang kaya dan berkuasa tinggal di sana, dengan kapal pesiar dan helikopter parkir di kapal pesiar, tempat parkir atau semacam itu. Jadi, ketika saya ada di sana, mereka juga mengira saya kaya dan berkuasa, jadi mereka memperlakukan saya sangat baik. Bukan orang Monako asli – jarang bisa Anda temui mereka. Itu semua orang luar, orang asing.

Ya ampun! Di manakah para Buddha? Kita kembali ke... Saya akan bacakan cerita tentang Sri Mahavira. Ini hampir... Oh, hampir selesai? Hampir menyelesaikan penderitaan, penderitaan-Nya, menanggung karma-Nya, selama Dia berlatih 12 tahun, tetapi ada beberapa lagi nanti dengan ajaran-Nya. Dan ketika Dia sudah mencapai pencerahan sempurna, beberapa ajaran lagi nanti. Oke. Sekarang, ini adalah cerita lain – Dia membebaskan Chandana. Ini adalah “Pembebasan Chandana".

Sebelumnya, ketika saya berada di tingkat yang lebih rendah, saya di Prancis, di sebuah rumah di Prancis, di pegunungan, sementara saya sedang mencari sebuah ashram untuk orang-orang Eropa. Jadi, saya tinggal di sebuah rumah. Sebelum rumah itu, saya tak punya tempat di mana pun, siapa pun di dekat tempat Anda berada dan di mana kami berada pada waktu itu, jadi saya harus tinggal di hotel. Mereka sangat baik kepada saya, sangat baik, sepanjang waktu. Apa pun yang saya inginkan, segera datang. Dan saya tinggal di sana. Saya sakit parah. Meskipun saya sakit, sudah ada janji untuk pergi ke Prancis, untuk mencari rumah. Dan di Prancis, saya tidak melihat hotel apa pun yang berada di sebelah laut. Saat itu, saya tidak tahu banyak tentang bagian Prancis itu. Dan saya melewati Monako sudah lama berselang, saat kami melakukan Fashion Show di mana-mana. Melewati Monako dan sopir saya memperkenalkan kepada saya, “Pergilah makan couscous dan ke diskotek yang dimiliki oleh sang pangeran” pada waktu itu. Jadi, kami pergi ke sana, dan saya melihat itu area yang sangat bagus dan mudah menemukan hotel di sebelah laut.

Saya sakit pada waktu itu... Meskipun sakit, saya masih pergi mencari ashram dan rumah-rumah di Prancis pada waktu itu. Kami memesan hotel dan saya tinggal di sebuah ruangan yang kecil, tapi menghadap ke laut. Kemudian setelah beberapa minggu, batuk saya berhenti. Setiap hari, saya pergi ke bar, saya minum jus, jus campuran, fruit punch, tanpa alkohol, lalu saya menjadi lebih baik, begitu cepat, hanya beberapa minggu. Jadi, beberapa tahun kemudian, kits memiliki ashram dan rumah, tetapi setiap kali saya sakit atau merasa sangat tercekik, di daerah itu kadang-kadang... Itu bukan karena daerahnya, hanya saja karma kadang datang terlalu banyak, Saya jatuh sakit. Batuk atau sangat tidak nyaman, segala jenis, dan saya juga kembali ke hotel itu. Saya berusaha mendapatkan kamar yang sama dan melihat laut. Menarik napas setiap hari dan turun, minum jus. Dan keluar, makan pizza vegan atau sesuatu, dan kembali dan minum jus di sana. Dan saya cepat sembuh.

Tapi, mereka sangat baik. Setiap kali saya datang, mereka melihat saya batuk lagi, mereka akan berkata, "Carikan ini, carikan itu untuk-Nya, cepat.” Anda tahu, para pramutamu yang membawa barang bawaan saya ke kamar saya, mereka berkata, "Carikan ini untuk-Nya, itu untuk-Nya. Panggil dokter." Mereka otomatis. Saya bahkan belum bilang apa-apa. Mereka berkata, "Beli Verveine." Sesuatu seperti itu, teh untuk batuk, dan “Panggil dokter. Bawakan jus-Nya. Dia suka jus jenis ini, jus jenis itu." Mereka bahkan punya satu koktail (non-alkohol) yang dinamai menurut nama saya. Nama lainnya, bukan nama Guru Anda. Mereka mengatakan kepada saya, "Ini koktail Anda, Nama Anda sekarang Kami akan menamainya." Itu yang mereka bilang, tapi saya tidak bertahan cukup lama di sana untuk mengetahui apakah mereka mencetaknya di menu atau tidak. Atau mungkin mereka mencetaknya, terlalu lama, saya lupa. Mereka baik sekali. Tentu saja saya juga sangat baik kepada mereka. Saya selalu tunjukkan rasa hormat kepada petugas valet, pramutamu, pramusaji pria, pramusaji wanita, dan saya beri mereka tip yang baik, karena kasih dan hormat. Saat Natal, saya membelikan mereka hadiah. Masing-masing, seluruh hotel, masing-masing, hadiah kecil, kotak cokelat (vegan), sesuatu seperti itu atau permen (vegan).

Meskipun saya tidak tinggal di hotel itu lagi, setiap kali saya melihat mereka, mereka melihat saya, mereka sangat, sangat senang, senang. Dan kami membuat banyak lelucon. Mereka sangat lucu dengan saya. Mereka serius dengan tamu lain, tetapi dengan saya, mereka bercanda seperti teman lama. Mereka sedang berbicara bersama dan saya keluar dari hotel, saya bilang, "Apa yang sedang kalian lakukan? Berbicara di belakang saya?” Hanya bercanda. Mereka jawab, “Tidak, tidak. Tidak, kami bicara tentang orang ini. Dia memiliki tato, Anda tahu di mana." Saya bilang, "Saya tak tahu di mana. Bagaimana saya tahu di mana?" Saya hanya membuat lelucon. Saya bilang, "Saya tak tahu di mana, tapi saya punya sesuatu.” Dia berkata, "Itu tempat rahasia. Anda tidak dapat melihat." Saya berkata, “Tentu saja, saya tidak ingin melihat tatonya, tidak peduli apakah itu rahasia atau tidak. Saya juga punya sesuatu yang rahasia.” Dan kemudian saya mengangkat celana saya sedikit, "Ini!" Hanya bercanda. Tidak ada apa-apa di sana. Mungkin hanya sedikit bekas luka nyamuk. Saya berkata, "Ini!" Dan mereka semua tertawa bersama, maka sang manajer keluar dan berkata, "Ada apa gerangan di sini?" Saya jawab, “Tidak ada apa-apa. Kami hanya membandingkan tato untuk melihat siapa yang lebih baik, dan di posisi mana pada tubuh." Dan mereka semua juga tertawa bersama. Itu kenangan yang bagus.

Saya tidak pernah punya kenangan buruk di Monako sama sekali. Bahkan suatu kali, mereka membelikan saya mobil baru. Saya tak tahu cara mengendarainya. Saya kendarai, tapi terlalu cepat, lebih cepat dari yang saya kira. Saya menggores atau saya tidak tahu apa yang saya lakukan, saya menggoresnya atau tidak, lalu saya berhenti di satu sisi menunggu polisi. Bahkan polisinya sangat baik, sehingga saya harus beli beberapa kue (vegan) untuk meminta maaf sesudahnya karena membuat mereka bekerja sia-sia. Semua orang sangat baik. Polisinya juga. Mereka sangat sopan, sangat elegan. Mereka tampak seperti penjaga yang gagah berani dari kerajaan kuno. Sangat elok, tampan, dan sangat sopan, bagi saya. Saya tidak tahu apakah Anda atau siapa pun memiliki pengalaman lain, tapi bagi saya, sangat baik. Saya bahkan menulis puisi untuk mereka. Saat Natal, saya berikan itu kepada mereka dengan beberapa cokelat (vegan). Ingat? (Ya.) Anda mengantarkan semua cokelat (vegan) untuk mereka. Mereka bahkan khawatir karena tidak ada yang pernah memberikan cokelat kepada polisi sebelumnya. Saya kira mereka takut bahwa mungkin kita menyuap mereka, jadi mereka tidak berani membeli sesuatu untuk polisi. Saya membelinya dan kemudian mereka bertanya kepadanya, mereka pikir saya tidak berbicara bahasa Prancis dan mereka bertanya kepadanya, "Di mana Anda mencuri cokelat ini?" Karena begitu banyak, amat banyak dan dia berkata kepada mereka, “Tidak, kami membelinya di Carrefour, Anda bisa telepon dan menanyakan sekarang." Dia marah. Bagaimana mereka bisa berpikir bahwa kami, Gurunya, mencuri cokelat? Dia agak jengkel, sedikit. Nada suaranya tidak begitu ramah. "Anda telepon dan tanya sekarang. Kami membelinya di Carrefour tadi." Itu sangat lucu. Kemudian polisi agak mundur, karena dia terlihat kuat dan ganas, menakutkan. Cara dia berperilaku, mungkin energinya keluar begitu saja, "Wuf!" Dan polisi itu mundur, berpikir, "Oh, jangan main-main dengan orang-orang ini."

Aiyai! Bayangkan, dia pasti bercanda, karena orang macam apa yang mencuri cokelat dan membawanya kepada polisi? Jika Anda mencuri sesuatu, Anda berlari sejauh mungkin dari polisi, ya kan? Atau Anda membawanya tepat di depan markas polisi dan menyajikannya! Dan berkata, "Selamat Natal, Selamat Tahun Baru." Satu kotak untuk masing-masing. Saya hitung, 300-an. Dan kemudian mereka berbalik dan berkata, "Di mana Anda mencuri semua cokelat ini?" Mungkin dia hanya buat lelucon. Tapi, polisi, mereka tidak bercanda dengan sangat jelas. Mereka bercanda dengan cara polisi, sangat serius. "Di mana Anda mencuri semua cokelat ini?" Mungkin dia tertawa di dalam hati, "Ha, ha." Tapi, kita tidak melihat tawanya di dalam. Dan orang ini sedikit jengkel. Dia berkata, "Tidak, kami tidak mencuri apa pun! Kami membelinya dari Carrefour di sana. Anda telepon sekarang dan tanya." Benar 'kan? Anda berkata seperti itu. Maka, polisi, "Oke." Dia pikir kita tidak punya humor, jadi dia tidak mau berurusan dengan orang seperti ini. Maka, dia berkata, "Oke, bawa ke sana."

Dan kemudian saya bertanya kepada sang kepala, saya membuat alasan, “Terakhir kali saya mengganggu Anda sangat banyak dan saya hanya seorang tamu di negara Anda. Izinkanlah saya menghadiahkan beberapa cokelat (vegan) kecil untuk Anda masing-masing, karena Anda bekerja keras sepanjang tahun dan saya tidak tahu apakah ada yang berterima kasih, jadi kami berterima kasih." Dan dia berkata, "Oke." Dan polisi lainnya tahu nama saya. Salah satu polisi tahu nama saya karena masalah mobil itu. Tetapi, tidak ada yang terjadi karena saya punya asuransi, mungkin hanya tergores. Saya bahkan tidak melihat mobil yang tergores itu. Jadi, sang kepala juga sudah mengenal saya, karena dia pernah berurusan dengan saya sebelumnya. Saat mobil itu mengalami masalah, kami membawa mobil itu ke dalam dan dia juga bertanya kepada saya, karena itu belum dipindahkan ke nama saya. Dia tanya, “Apakah Anda mencuri mobil ini? Ya atau tidak?" Maka, saya jawab, “Tidak, Pak!” Sangat keras, sekeras dia. Jadi, dia sudah tahu, jangan macam-macam dengan saya. Kemudian, dia tahu itu benar, saya tidak mencurinya, maka dia lebih menghormati saya. Jadi, ketika saya meminta izin untuk memberikan cokelat, dia "oke" dengan segera. Sangat senang.

Dan juga, sebelumnya, saya belikan mereka beberapa jenis donat (vegan). Saya mendengar bahwa polisi suka yang manis-manis seperti donat, jadi saya membeli banyak. (Hanya di Amerika.) Hanya di Amerika? (Di Prancis, tidak.) Di Prancis, tidak? Di Prancis, apa yang mereka sukai? (Keju.) Keju! Oh! Oh! Saya tidak tahu. (Anggur.) Anggur! Oh ya, saya juga punya sampanye (non-alkohol). Dan ketika saya membawanya, mereka berkata, “Oh, kami hanya bercanda." Saya berkata, “Apa! Saya tidak melihat Anda bercanda. Saya pikir Anda serius, jadi saya membelinya sekarang. Saya tidak bisa kembalikan." Maka, saya buka semuanya dan semua orang melihatnya terbuka, dan mereka berkata, "Oke." Mungkin mereka memberikannya kepada anak-anak nanti, entahlah. Tapi, saya pergi saja, dan saya bilang, "Terima kasih. Syukurlah Anda sudah menerima permintaan maaf saya." Lalu beberapa dari mereka, mengenal saya, dan kemudian, saat saya membawa cokelat (vegan) untuk Natal, sang kepala sudah oke saja.

Dan pria lainnya, mungkin administrator atau apalah, mungkin wakil kepala, seperti itu, dia bertanya kepada saya, "Siapa nama Anda? Kami harus tahu nama Anda. Siapa yang memberi? " Saya bilang, “Anda tahu nama saya. Saya punya catatan di sini." Dan yang lainnya, inspektur polisi berkata kepadanya, "Saya tahu nama-Nya." Dan dia mengeja nama itu untuk pria itu. Maka, saya bilang, “Benar 'kan? Saya terkenal di sini. Saya baik. Jangan khawatir." Mereka membiarkan saya pergi. Mereka polisi yang sangat ramah, sangat, sangat ramah. Polisi di sana mungkin lebih stres daripada di tempat lain karena Monako kecil. Dan semua orang pergi ke sana dengan mobil mentereng dan VIP yang sangat penting, jadi mereka sangat, sangat berhati-hati. Dan jika Anda pergi ke sana dengan sepeda, sepeda motor, mereka harus memeriksa ID Anda, semuanya. Bahkan dokter, mereka naik sepeda karena terlalu banyak lalu lintas. Lebih mudah bagi mereka untuk zigzag melalui lalu lintas dan sampai ke pasien lebih cepat. Dan bahkan kemudian, bahkan jika mereka sudah mengenal mereka, mereka harus memeriksa ID, karena perlindungan kota itu, negara itu. Jadi, di sana mereka bilang tidak ada kejahatan, tidak ada perampok, tidak ada yang terjadi; semua orang sangat aman di sana. Terkenal karena aman, itulah yang mereka katakan kepada saya. Saya selalu aman di sana bagaimanapun juga. Saya pergi ke mana-mana sendirian. Saya tidak butuh begitu banyak penjaga berlian di sana. Mereka menyebutnya penjaga berlian. Saya tak yakin bagaimana berliannya. Suatu hari saya akan mengujinya. Mungkin hanya mi yang dibuat dalam bentuk berlian.

Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Prompt
OK
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android