Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya
 

Kagum pada Alam dan Sahabat Hewan, Bagian 7 dari 8

Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Nah, pertarungan antara positif dan negatif tidak seperti arena gulat atau tempat bertinju. Kami berjuang dengan kekuatan dan pengetahuan spiritual di dalam diri, kebijaksanaan, serta belas kasih kepada umat manusia dan semua makhluk. Itulah tujuan kami berjuang. Kami berjuang bukan untuk bersenang- senang, atau untuk menjadi terkenal, atau untuk dicintai atau dipuja. Seiring bertambahnya usia, saya merasa semakin bijaksana; saya merasakan lebih dalam, lebih jauh di dalam hati saya, tekad yang lebih kuat untuk memperjuangkan kebenaran, dan menyelamatkan jiwa-jiwa dari penderitaan di neraka, dan dunia-dunia rendah lainnya. Dan motivasi itulah yang benar-benar mendorong saya maju dan meningkat sepanjang waktu. [...]

Kamu lihat, kita tidak sedang membicarakan kekuatan fisik di sini. Kita berbicara tentang kekuatan spiritual, kekuatan dari TUHAN, dari Sumber segala Ciptaan, dari Sumber segala Cinta, segala Kehidupan, segala pengorbanan tanpa syarat untuk tujuan yang baik, untuk menyelamatkan orang-orang yang lembut, lemah, dan bebal. Mereka dilahirkan dengan Kasih dan Kebijaksanaan TUHAN, tapi mata mereka telah ditutup dan tangan serta kaki diikat, sementara mereka dilemparkan ke laut untuk berenang. Bayangkan betapa tak berdayanya makhluk apa pun itu.” Jadi, meskipun sekarat atau lebih tua dari sekarang, saya akan tetap terus berjuang untuk mereka, dan saya akan menang. Begitulah perasaan saya sekarang.

Dulu saya juga punya pertanyaan kepada TUHAN, seperti ini: Saya bertanya kepada TUHAN, “Mengapa Engkau membiarkan aku mengetahui begitu banyak hal saat ini dibandingkan ketika aku masih muda? Mengapa Engkau tak memberitahuku saat aku masih muda sehingga aku bisa melakukan pekerjaan yang jauh lebih baik?” Jadi, tahukah kalian apa yang TUHAN katakan kepada saya? DIA berkata, “Sekarang Kamu sudah dewasa. Kamu bagaikan buah yang sudah matang. Jika itu terjadi saat masih jauh lebih muda, maka Kamu seperti buah asam, tidak bisa dimakan, dan bahkan bisa jadi tidak berguna. Sekarang Kamu sudah matang. Kamu sudah oke. Kekuatan bahkan lebih terkumpul di dalam diri-Mu sekarang. Lebih banyak Kebijaksanaan kini telah matang di dalam diri-Mu – lebih banyak keberanian, lebih banyak tekad untuk melakukan pekerjaan-Mu meskipun menghadapi semua bahaya, rintangan, dan ketidaknyamanan. Atau bahkan mungkin tubuh yang sudah tua juga membuat-Mu kurang nyaman daripada sebelumnya. Namun Kamu memiliki lebih banyak kekuatan karena ini sama seperti kamu berbisnis. Semakin lama berbisnis, jika kamu bijak, baik, dan sukses, kamu akan memperoleh penghasilan lebih banyak dan mengumpulkan lebih banyak kekayaan. Kamu tidak bisa melakukan semuanya sekaligus atau dalam waktu singkat di usia muda-Mu. Karena semakin banyak waktu yang kamu miliki, semakin banyak kekayaan yang kamu kumpulkan. Itu sama seperti semakin lama Kamu tinggal di planet ini, semakin banyak afinitas yang dapat kamu jalin dengan lebih banyak makhluk, dan semakin banyak pula kekuatan spiritual dan kekuatan tak terkalahkan yang kamu peroleh. Itulah mengapa Aku memberi tahu begitu banyak hal kepada-Mu sekarang, dan bukan saat Kamu lebih muda. Itu bukan waktunya. Sekaranglah waktunya.”

Saya benar-benar memahami itu. Dan saya bersyukur pada TUHAN karena selalu mengajari saya secara diam-diam atau terbuka, mencintai saya tanpa syarat, melindungi saya setiap nanodetik dalam hidup saya. Dan saya menarik kekuatan dari TUHAN, dari bank spiritual saya sendiri, sepanjang waktu, dari Surga turun ke Bumi. Itu butuh waktu. Kita tidak berada di Surga. Jadi, meskipun saya ingin mengumpulkan seluruh kekuatan saya, itu butuh waktu. Sebagian demi sebagian, sedikit demi sedikit – seseorang tidak dapat menarik semua kekuatan spiritual sekaligus. Itu tidak mungkin dalam sistem Alam Semesta ini. Dan juga, tubuh fisik tidak akan mampu menahan kekuatan spiritual yang begitu besar dan luar biasa di dalam diri saya dari Diri saya Yang Lebih Tinggi dan dari Berkah TUHAN. Saya benar-benar memahami semua itu, dan saya tidak memiliki pertanyaan lagi untuk DIA.

“Bagaimana denganmu? Apa pendapatmu? Apa pendapatmu, Di? Bisakah kamu beri tahu aku? Saya mendengarkan, Nona Di. Nona Di yang cantik, saya mendengarkan. Kamu pikirkan dan beri tahu aku. Ya?” “Perdamaian dunia akan datang, dan Anda akan menjadi Pahlawan bagi orang-orang dan dihormati.” “Baiklah, terima kasih. Terima kasih, Nona Di, atas pujianmu dan/atau, apakah itu sebuah prediksi? Apakah ini sebuah prediksi? Ya? Terima kasih, terima kasih. Saya mendengar itu berkali-kali, berkali-kali, berulang-ulang, bahkan dari TUHAN Yang Mahakuasa SENDIRI, MAPA, Orang Tua saya, Orang Tua kita, satu-satunya Orang Tua kita. Tapi saya tak pernah terlalu merasakannya.

Saya akan sangat bahagia jika perdamaian benar-benar datang, pada akhirnya, untuk membebaskan semua orang dan semua makhluk dari rasa sakit dan penderitaan yang terkait, penderitaan yang tak terkira, dan lebih banyak penderitaan di neraka di masa depan jika mereka tidak menghentikan perang. Namun untuk dihormati dan diberi gelar pahlawan, saya tidak yakin. Tahukah kamu mengapa? Karena tidak semua orang tahu apa yang saya lakukan. Saya mungkin membicarakan ini dan itu, dan demi perdamaian, apa yang sedang saya lakukan, tapi bagaimana mereka bisa memercayai saya? Jika mereka tidak memfitnah saya, mengkritik saya, dan secara keliru menuduh saya sebagai pembohong, saya sudah bersyukur pada TUHAN. Tapi sekalipun mereka melakukan itu, saya tetap akan berjuang untuk mereka karena saya tak tahan melihat mereka menderita di neraka. Saya tahu bagaimana rasanya.

Banyak orang yang mengalami mati suri telah turun ke neraka dan kembali serta menceritakan begitu banyak hal mengerikan. Neraka memang ada. Bahkan yang disebut para murid saya pergi ke neraka bersama saya, misalnya, untuk menyelamatkan teman-teman, kerabat, atau anggota keluarga mereka. Tetapi terkadang mereka juga pergi sendirian, dan saya memberi mereka semacam – di dunia spiritual, bukan di dunia fisik – mereka akan mendapatkan semacam kartu masuk khusus dari saya sehingga mereka aman untuk turun dan menyelamatkan teman-teman, keluarga mereka dari kehidupan sebelumnya atau kehidupan ini, bahkan jika mereka tidak mengingat mereka sebagai kerabat atau teman karena penampilan yang berbeda dalam reinkarnasi baru atau kerabat dan teman yang berbeda serta keluarga yang berbeda. Ada yang ingat, ada yang tidak, karena mereka terlalu banyak terbakar di neraka. Mereka semua hangus terbakar, mereka tak bisa mengingat banyak hal. Dan itu bahkan dari neraka-neraka yang lebih ringan. Bayangkan neraka-neraka yang berat, hukuman tanpa henti sepanjang hari, sepanjang malam. Mereka bahkan tidak bisa memikirkan apa pun. Mereka tidak mengingat TUHAN, mereka tidak mengingat Tuhan Yesus, mereka tidak mengingat nama Buddha mana pun.

Yang Terhormat Guru Yang Maha Pengasih, saya berusia tujuh tahun. Pada sore hari di 7 September 2024, saya mendapatkan penglihatan batin berikut ini saat bermeditasi: Saya berada di Surga, dan Guru memanggil saya untuk turun ke neraka guna menyelamatkan orang-orang. Guru menggunakan salib untuk menggambar sebuah lingkaran; kemudian sebuah tangga teratai muncul bagi saya untuk turun dan memasuki neraka yang disebut “Neraka Hujan Serangga” (yang berarti berisi lebah, nyamuk, lalat, dan rayap; serangga-serangga ini melahap daging orang-orang di dalam penjara, meminum darah mereka, dan bahkan memakan tulang-tulang mereka).

Kemudian saya pergi ke penjara lain yang disebut “Neraka Hujan Cakar Tajam”, di mana cakar tajam hewan begitu banyak seperti hujan. Cakar-cakar itu menusuk lubang di tubuh manusia, menyebabkan mereka berdarah, menderita, dan mati. Selanjutnya, saya pergi ke “Neraka Hujan Tanduk Gading dan Kerbau”. Tanduk-tanduk tajam terus-menerus jatuh dari langit, menusuk tubuh manusia. Mereka menjerit kesakitan, dan hukuman ini terus berulang. Saya beralih ke “Neraka Hujan Ular Besi.” Ular-ular besi menggali ke dalam tubuh manusia, lalu merangkak keluar melalui ujung jari mereka, dan masuk ke dalam hidung, dan telinga mereka, menyebabkan rasa sakit yang tak terlukiskan. Selanjutnya, saya pergi ke “Neraka Hujan Pedang dan Pisau”. Di Bumi, orang-orang yang melakukan perbuatan jahat, seperti membunuh insan-hewan dan menggoreng atau memanggangnya, dihukum dengan cara yang sama di neraka. Dan masih banyak lagi neraka-neraka lainnya, dll.

Pada saat itu, saya mengeluarkan kantong teratai yang diberikan Guru kepada saya sebelum saya turun ke neraka. Saya mengumpulkan semua orang di neraka ke dalam kantong itu ‒ begitu banyak orang sehingga kantong itu menjadi sangat besar. Kemudian saya terbang ke atas dan menyerahkannya kepada Guru. Saya melihat orang-orang itu [yang keluar dari kantong] berlutut di hadapan Guru, bertobat dan berjanji untuk tidak makan daging insan-hewan lagi. Mereka berjanji untuk menjadi vegan, berlatih spiritual, dan melakukan perbuatan baik. Lalu Guru melakukan keajaiban, menciptakan banyak tubuh baru untuk dimasuki oleh jiwa mereka, dan mengirim mereka kembali ke Bumi untuk berlatih spiritual.

Saya mohon kepada semua orang untuk segera menerapkan pola makan vegan dan berlatih spiritual. Saya telah turun ke neraka berkali-kali‒ ada neraka yang tak terhitung banyaknya. Bukan hanya anda yang berada di neraka; keluarga dan orang-orang terkasih anda juga ada di sana. Tolong, saya mohon, berhentilah memakan teman-teman hewan kita. MEREKA JUGA INSAN, BUKAN MAKANAN. Murid Hữu Nghĩa dari Âu Lạc (Vietnam)

Dll…

Bahkan di kehidupan ini, orang-orang masih hidup, mereka tidak banyak mengingat tentang TUHAN atau Buddha, Yesus Kristus, Para Suci dan Para Bijak sekalipun. Hidup ini, saya tak menyukai dunia ini lagi, karena untuk segala sesuatu kamu harus membayar dengan penderitaan.

Dan kamu, pernahkah kamu melihat neraka, Nona Di? Apakah kamu nona atau nyonya? Nona, ya, muda dan cantik. Hah? Ya. Saya berharap saya bisa muda dan cantik sepertimu. Tapi saya tidak terlalu peduli. Saya tidak terlalu peduli penampilan saya. Jadi, saya sebenarnya tidak terlalu memperhatikan perawatan diri saya, hanya sebatas minimum. Apakah kamu pernah ke neraka? Tidak, syukurlah. Tapi tahukah kamu seperti apa neraka itu? Ya? Bagaimana kamu tahu? Oh, karena kamu bisa melihat dari dalam batin. Wow. Kamu sangat berwawasan. Kamu pasti sudah banyak berlatih spiritual, di kehidupan sebelumnya atau di kehidupan ini, kan? Oh, ya? Bagus untukmu.

Seperti apakah neraka itu? Bisakah kamu ceritakan bagaimana kamu melihatnya? Mengerikan? Tentu saja! Sudah saya bilang. Itulah mengapa saya bekerja keras. Bahkan seperti yang kamu bilang, saya sudah terlalu tua sekarang, tetapi apa bedanya tua atau muda, selama kamu bisa melakukan pekerjaanmu. Itulah yang terpenting, kan? Nona Di, kamu adalah makhluk yang sangat menarik. Saya sangat senang mengenalmu. Kamu membuat saya terkejut hari ini, karena saya tidak tahu bahwa glowworm bisa berbicara dengan begitu jelas, bijaksana, dan dalam bahasa Inggris yang sempurna.

Photo Caption: “Dimuliakan Dengan Musim Ranum yang Akan Datang”

Unduh Foto   

Tonton Lebih Banyak
Semua bagian (7/8)
1
Antara Guru dan Murid
2026-07-23
3291 Tampilan
2
Antara Guru dan Murid
2026-07-24
2423 Tampilan
3
Antara Guru dan Murid
2026-07-25
1900 Tampilan
4
Antara Guru dan Murid
2026-07-26
1970 Tampilan
5
Antara Guru dan Murid
2026-07-27
1488 Tampilan
6
Antara Guru dan Murid
2026-07-28
1174 Tampilan
7
Antara Guru dan Murid
2026-07-29
958 Tampilan
8
Antara Guru dan Murid
2026-07-30
529 Tampilan
Tonton Lebih Banyak
Video Terbaru
Berita Patut Disimak
2026-07-30
96 Tampilan
Ringkas
2026-07-30
101 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-07-30
529 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-07-29
578 Tampilan
31:57
Berita Patut Disimak
2026-07-29
100 Tampilan
Sains dan Spiritualitas
2026-07-29
89 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-07-29
958 Tampilan
Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Prompt
OK
Unduh