Cari berdasarkan Tanggal
Dari
Untuk
1 - 20 dari 136 Hasil
Pilihan
Kategori :
Perjalanan Melalui Alam Estetis
Teks :

Remix Nyanyian Buddhis dengan Yang Mulia Yogetsu Akasaka

00:15:47

Remix Nyanyian Buddhis dengan Yang Mulia Yogetsu Akasaka

In Buddhist tradition, chanting often serves as a means to prepare one’s mind for holy communion, meditation, or for certain sacred rituals and ceremonies. In Japan, it is typically accompanied by three types of musical instruments: the mokugyo, the keisu and the taiko. Without using any of these traditional instruments, 37-year-old Japanese Zen Buddhist monk, the venerable Yogetsu Akasaka, is cre
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-31   630 Tampilan
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-31

Perayaan Tahun Baru Vegan yang Mempesona, Bagian 1 dari 8

00:22:23

Perayaan Tahun Baru Vegan yang Mempesona, Bagian 1 dari 8

Mari kita berikan tepuk tangan meriah untuk berterima kasih kepada Guru yang memberi kita berkah yang melimpah dan lompatan besar maju di tahun 2019.
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-29   1143 Tampilan
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-29

L'Écocirque: 100% Sirkus Manusia - Wawancara dengan André-Joseph Bouglione, Bagian 2 dari 3

00:13:16

L'Écocirque: 100% Sirkus Manusia - Wawancara dengan André-Joseph Bouglione, Bagian 2 dari 3

Saat itu, saya telah mulai bercermin dan saya melihat tanda yang menarik minat saya - bertuliskan: “Ya untuk sirkus, tapi tanpa satwa!”
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-27   423 Tampilan
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-27

Perayaan Natal 2019 yang Mengangkat, Bagian 6 dari 6

00:27:49

Perayaan Natal 2019 yang Mengangkat, Bagian 6 dari 6

Dan saya sungguh berterima kasih dan semoga Tuhan Yesus, semoga Yang Maha Tinggi mengabulkanmu dengan semua harapan terbaik, semua usaha mulia, dan membantu Anda dalam perjuangan Anda di dunia ini untuk tetap terjaga, untuk bangkit di atas belenggu dari penjara ilusi.
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-25   712 Tampilan
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-25

Perayaan Natal 2019 yang Mengangkat, Bagian 5 dari 6

00:25:50

Perayaan Natal 2019 yang Mengangkat, Bagian 5 dari 6

Saya di sini bukan untuk disembah, atau untuk ditaati, atau bahkan dicintai atau dihormati. Saya di sini untuk menawarkan diri untuk siapa pun membutuhkannya. Jadi, saya tak peduli apa yang terjadi. Jadi tolong, ambil apa saja yang Anda bisa untuk dibawa pulang. Saya sangat mengasihimu.
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-22   993 Tampilan
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-22

L'Écocirque: 100% Sirkus Manusiawi - Wawancara dengan André-Joseph Bouglione, Bagian 1 dari 3

00:13:09

L'Écocirque: 100% Sirkus Manusiawi - Wawancara dengan André-Joseph Bouglione, Bagian 1 dari 3

Di tahun 2018, André-Joseph Bouglione meluncurkan bukunya "Melawan Eksploitasi Hewan" ("Contre l'exploitation animale"), yang mengguncang dunia sirkus.
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-20   436 Tampilan
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-20

Perayaan Natal 2019 yang Mengangkat, Bagian 4 dari 6

00:24:59

Perayaan Natal 2019 yang Mengangkat, Bagian 4 dari 6

Terima kasih Guru. O Guru, Engkau adalah anugerah dan hadiah yang diberikan Tuhan kepada dunia. Anda mencontohkan Kasih tanpa syarat dan pengabdian tanpa pamrih. Anda mengajari kami untuk memahami arti Natal yang sebenarnya, yaitu mengikuti semangat Yesus Kristus, untuk belajar berbagi, menawarkan tanpa pamrih, untuk mencintai orang lain dan semua teman satwa kita.
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-19   729 Tampilan
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-19

Merayakan Ulang Tahun ke-250 Ludwig van Beethoven, Bagian 3 dari 3

00:19:16

Merayakan Ulang Tahun ke-250 Ludwig van Beethoven, Bagian 3 dari 3

Right after the completion of his fifth and sixth symphonies and fourth piano concerto, Beethoven started to work on his Piano concerto No. 5 in E-flat major Opus.73, commonly known as the Emperor Concerto, for its grandiose power and majestic melodies. In his late period, from 1815 to 1827, Beethoven revisited classical works by Baroque masters J. S. Bach and Handel and experimented in liturgical music, adding romantic flares to his compositions. His works from this period are greatly hailed for their new level of depth, expression and innovation, which includes his last five piano sonatas, last two sonatas for cello and piano, the thirty-three Diabelli Variations, and two titanic works: Missa Solemnis and the Ninth Symphony. Missa Solemnis was not only a dedication to his beloved friend, but also Beethoven’s sincere offering to God, glorifying his Divinity. The Mass is considered one of Beethoven’s definitive life works, and an astounding achievement. Influences from working on the Mass were evident, as he incorporated vocals into the symphony, something never seen before. Beethoven completed Symphony No. 9 in 1824 and it premiered in Vienna on May 7 that year with the largest orchestra he had ever assembled, including many famous young singers. After enduring years of severe illnesses, Ludwig van Beethoven passed away on March 26, 1827, amidst a thunderstorm. Romain Rolland, a French author and art historian wrote in his book Beethoven, “He is the most heroic soul in modern art. He is the grandest and the best friend of those who suffer and struggle.” He remains our immortal beloved and his music will resound through countless future generations.
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-18   364 Tampilan
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-18

Pembuat Drum India Vegan: Dr. K. Varadarangan (vegan)

00:15:05

Pembuat Drum India Vegan: Dr. K. Varadarangan (vegan)

Saya ingin membawa perubahan yang mungkin dapat membantu orang lain, jadi saya mulai berpikir, “Mengapa saya tidak bisa ciptakan instrumen baru tanpa kulit, tanpa kulit hewan?"
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-17   364 Tampilan
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-17

Merayakan Hanukkah - Festival Cahaya Yahudi

00:15:00

Merayakan Hanukkah - Festival Cahaya Yahudi

Hanukkah is observed on the 25th day of Kislev, or the third month in the Hebrew lunar calendar, and usually falls in late November or late December in the Gregorian calendar. The word Hanukkah means “dedication,” which refers to the rededication of the Jewish Temple in Jerusalem in the year 165 BCE in the Hebrew calendar. The rededication story celebrates one of the greatest miracles in Jewish hi
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-16   275 Tampilan
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-16

Perayaan Natal 2019 yang Mengangkat, Bagian 3 dari 6

00:24:23

Perayaan Natal 2019 yang Mengangkat, Bagian 3 dari 6

Kami persembahkan pengabdian kami kepada Tuhan Yang Teragung. Kami kirimkan cinta kami kepada Guru yang adalah Samudera Kasih.
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-15   713 Tampilan
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-15

Perayaan Natal 2019 yang Mengangkat, Bagian 2 dari 6

00:25:24

Perayaan Natal 2019 yang Mengangkat, Bagian 2 dari 6

Aku mencintai-Nya, mencintai-Nya, Aku mencintai-Nya Dan ke mana Dia pergi, aku ikut, Aku akan mengikuti, aku mengikuti, Aku akan mengikuti-Nya Ikuti dia kemana pun Dia pergi Indah! Sangat bagus. Terima kasih.
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-12   1124 Tampilan
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-12

Merayakan Ulang Tahun ke-250 dari Ludwig van Beethoven, Bagian 2 dari 3

00:16:37

Merayakan Ulang Tahun ke-250 dari Ludwig van Beethoven, Bagian 2 dari 3

In our last episode we learned about Beethoven’s childhood, early youth and young adulthood events that lead to his first compositional style period with musical works greatly influenced by Haydn and Mozart. Today we retrace history back to Beethoven’s middle period, commonly accepted as the end of 1802 to 1815, when his musical genius began to mature and evolve. Many of Beethoven’s well-known large scale works come from these productive years, including six symphonies from the Third to Eighth, his only opera, “Fidelio,” his only violin concerto, the last two piano concertos, a few overtures, some chamber music pieces such as string quartets Nos. 7-11, and seven piano sonatas. In this middle period, Beethoven goes beyond the normal conventions of classicism and begins to add human elements into his music; the struggles, the triumphs, and the joy. Sometimes people call this stage in life Beethoven’s “Heroic” period. As early as 1797 or 1798, Beethoven started to experience the loss of hearing. Dependant on intricate sounds, this was a tragic dark cloud that enshrouded the great composer. Beethoven courageously wrestled with his cruel fate with a mighty strength of will to fulfil his musical purpose. He composed the Tempest sonata and sketched the inspirations for his Third Symphony while living in Heiligenstadt. In the autumn of 1802, Beethoven returned to Vienna with inspiration for a “new path” to pursue. This marked the beginning of his change in style, to infuse music with more depth of emotion, earnest expressions, and originality. In a letter to his friend Dr. Franz Wegeler in 1801, Beethoven declared that he would not let deafness defeat him, challenging his fate he wrote, “It shall certainly not bend and crush me completely.” His Fifth Symphony is a manifestation of his fearless courage and mighty determination. From the first note to the last, the inspiring power and emotional intensity of the piece speaks of Beethoven’s struggles and celebrates his triumph.
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-11   441 Tampilan
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-11

Seni dalam Pandemi, Bagian 2 dari 2

00:16:50

Seni dalam Pandemi, Bagian 2 dari 2

Kau dengan mata sedih Jangan putus asa, oh aku menyadari Sulit untuk memiliki keberanian Di dunia yang penuh dengan orang Saat kau bisa melupakan semua Kegelapan di dalam diri Anda yang Bisa membuatmu merasa begitu kecil Saya melihat warna asli Anda Bersinar
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-10   490 Tampilan
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-10

Perayaan Natal 2019 yang Mengangkat, Bagian 1 dari 6

00:27:05

Perayaan Natal 2019 yang Mengangkat, Bagian 1 dari 6

Mencintai Anda. Terima kasih sekali lagi, semua pekerja yang rajin, karena mengurus segala macam urusan sehingga kita bisa memiliki perayaan dan retreat. Terima kasih! Tuhan memberkati Anda. Buddha memberkati Anda.
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-08   1097 Tampilan
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-08

Merayakan Ulang Tahun ke-250 Ludwig van Beethoven, Bagian 1 dari 3

00:17:55

Merayakan Ulang Tahun ke-250 Ludwig van Beethoven, Bagian 1 dari 3

Selama lebih dari dua abad, komposisi musiknya yang brilian telah menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang di seluruh dunia.
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-04   722 Tampilan
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-04

Seni dalam Pandemi, Bagian 1 dari 2

00:15:28

Seni dalam Pandemi, Bagian 1 dari 2

In today’s program, we would like to share with you some inspiring and stunning visual pieces created by artists around the world in response to the pandemic. Mumbai-based artist, Dhruvi Acharya, created a series of pieces that depict her thoughts and worries related to COVID-19. Her watercolor paintings portray a socially distant and masked human existence, the courage of healthcare workers and t
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-03   469 Tampilan
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-03

Faith Rivera: Menyebarkan Satu Lagu Kasih pada Suatu Waktu Bagian 2 dari 2

00:15:33

Faith Rivera: Menyebarkan Satu Lagu Kasih pada Suatu Waktu Bagian 2 dari 2

Kekuatan saat ini selalu hadir Tidak ada tempat selain di mana Anda berada Kekuatan saat ini mengalir begitu anggun Lagu-lagu ini selalu tentang kasih. Mereka selalu tentang pemberdayaan. Mereka selalu tentang perdamaian dan kemajuan untuk semua. Jadi, itulah lagu-lagu yang menurut saya sangat menarik untuk saya buat.
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-01   658 Tampilan
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-12-01

Jalan-jalan Santai di Taman Klasik bersama Frédéric Chopin, Bagian 2 dari 2

00:16:50

Jalan-jalan Santai di Taman Klasik bersama Frédéric Chopin, Bagian 2 dari 2

Frédéric Chopin was one of the most original, gifted, and uplifting artists of the 19th century. He mesmerized audiences with his technically astounding yet poetically expressive performances. In his short lifetime, he gave only 30 large public concerts, preferring his intimate, glorious music to be played in smaller gatherings, such as in the salons of Paris, where he spent the latter years of his life. Let’s now enjoy the third movement of Chopin’s Piano Sonata No.3 in B minor. The sonata was dedicated to Countess Emilie de Perthuis, and is considered to be one of Chopin’s most technically difficult compositions. This third movement is “Largo,” meaning with a slow tempo. It starts with a dotted rhythm moving in a steady pace, before the middle section transforms the mood with a more dream-like texture. Finally, the main theme comes back, with a purling accompaniment in triplets. The piece is performed by the exceptional, award-winning Polish pianist, Mr. Grzegorz Niemczuk. His music not only embodies, but transcends, Romanticism with its poetic, harmonic universally empathic expressions. Let’s listen to the final movement of Chopin’s Piano Sonata No.3 in B minor played by the amazing vegan professional pianist, Dr. Chang Shao-Hsun from Taiwan, also known as Formosa. This piece is infused with vigor and inexplicable coalescence of energies and brilliance, all of which require full strength and technical virtuosity from the pianist. Frédéric Chopin, what a musical gift from God! We thank Dr. Chang Shao-Hsun, Mr. Grzegorz Niemczuk, and all of the other talented musicians for allowing us to enjoy the extraordinary works of Chopin.
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-11-26   329 Tampilan
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-11-26

Faith Rivera: Menyebarkan Satu Lagu Kasih pada Suatu Waktu, Bagian 1 dari 2

00:13:44

Faith Rivera: Menyebarkan Satu Lagu Kasih pada Suatu Waktu, Bagian 1 dari 2

Yang memanggil, memanggil, memanggil kita untuk ... Bangkit, bangkit Semangat bangkit Bangkitlah dalam diriku Saya tahu Maha Guru dan semua orang di sana bersungguh-sungguh dengan evolusi planet kita agar kita sungguh melangkah ke dalam kasih yang memanggil kita dan itulah mengapa saya memilih lagu itu. Saya tahu semua orang yang ada di sana, semuanya tentang kebangkitan yang terjadi sekarang di
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-11-24   565 Tampilan
Perjalanan Melalui Alam Estetis
2020-11-24
<>Go to page
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Teks
Use 0.032s