Antara Guru dan Murid
 
Hidup Tanpa Makanan: Oleg Maslow, Artis Rusia & Guru Kesadaran Pernafasan Bag.1/4 (Dalam Bahasa Rusia)   
Bagian ke 1
Bagian ke 2
Bagian ke 3
Bagian ke 4
Download    
Acara ini mendiskusikan kemungkinan breatharisme, atau hidup tanpa mengonsumsi makanan, dan bukan instruksi yang lengkap. Demi keselamatan diri Anda, mohon tidak mencoba berhenti makan tanpa tuntunan memadai dari ahli. Demi keselamatan diri Anda, mohon tidak mencoba berhenti makan tanpa tuntunan memadai dari ahli.

Supreme Master TV: Dalam berbagai kitab suci, tubuh manusia sering disebut sebagai kuil Tuhan. Namun, sungguh suatu hak istimewa yang luar biasa bagi setiap jiwa untuk mencapai kediaman suci yang dihuni sang Ilahi, karena sungguh adalah suatu berkah untuk bisa terlahir sebagai manusia. Dalam beberapa kesempatan, Maha Guru Ching Hai telah berbicara tentang kelangkaan fenomena ini:

Maha Guru Ching Hai: Untuk bereinkarnasi ke dunia manusia amat sulit. Kita harus memiliki cukup Kualitas Manusia. Kita harus memiliki afinitas dengan orangtua dan dengan masyarakat, dengan orang-orang di sekitar tempat kita dilahirkan. Amat sulit. Untuk menjadi manusia, kita memerlukan sejumlah pahala. Kita telah melakukan sesuatu yang baik di masa lampau agar bisa memilih kelahiran sebagai manusia.

Supreme Master TV: Sebagai kuil hidup Tuhan, tubuh manusia dilengkapi sepenuhnya dengan keajaiban luar biasa yang bisa dibangkitkan dalam diri mereka yang sadar secara spiritual dan memiliki keyakinan penuh kepada Pencipta segala kehidupan. Inedia, bahasa Latin untuk “puasa”, adalah kemampuan manusia untuk hidup tanpa makanan. Sejak dahulu kala, telah ada individu-individu yang dapat menopang dirinya sendiri dengan prana, atau daya hidup vital. Melalui berkah dari sang Pemurah, para inediat, mereka yang mengikuti gaya hidup tanpa makanan, bisa mengambil energi dari alam untuk memberi makan diri mereka:

Maha Guru Ching Hai: Mereka hidup dari chi yang berasal dari tanah, atau dari hutan, dan dari matahari serta dari udara. Mereka memanfaatkan semua itu. Atau mereka hidup dari kasih, dari iman semata.

Supreme Master TV: Individu-individu tersebut dikenal sebagai breatharian (pranarian atau inediat), solarian, atau waterian, dan mereka berasal dari semua golongan, dari kebudayaan berbeda, dan dari semua sudut dunia. Sesungguhnya, kemungkinan dan keajaiban dalam hidup ini sebagaimana yang telah dirancang Pencipta kita yang murah-hati adalah tanpa batas; kita hanya perlu terhubung ke dalam untuk mengenali hadiah berlimpah kita sebagai anak-anak Tuhan. Maha Guru Ching Hai dengan penuh kasih merekomendasikan rangkaian acara mingguan dalam Supreme Master Television untuk memperkenalkan individu-individu ini di masa lalu dan masa sekarang yang telah memilih untuk hidup tanpa-makanan di Bumi. Semoga kisah spiritual mereka memikat Anda; semoga hati menjadi terbuka, dan wawasan berkembang.

Supreme Master TV: Oleg Maslov dari Moskow, Rusia adalah seorang seniman dan pengajar Bernapas Secara Sadar (Bangkit kembali). Olga telah melakukan perjalanan menuju gaya hidup Breatharian, dan telah menemukan bahwa hal itu penuh kegembiraan dan juga tantangan. Dalam serial acara 4-bagian ini, ia mengungkapkan beberapa penemuan yang amat besar yang telah ia buat di jalan ini.

Oleg: Cara hidup ini, yang dinamakan “hidup dalam cahaya”, menarik minat saya sejak 2003. Saya mendengar tentang kemungkinan hidup bebas makanan dari seorang teman. Bersama-sama kami menghadiri sebuah seminar. Kami sedang pergi ke Metro dan ia memberitahu saya berbagai berita. Ia mengatakan bahwa pada salah satu konferensi ada gadis Inggris yang dapat hidup tanpa makanan. Saya bertanya kepadanya:  “Bagaimana bisa tanpa makanan?” Kesan pertama yang timbul dalam pikiran saya adalah bahwa mungkin ia sedang duduk sepanjang hari dalam posisi teratai di puncak sebuah gunung, dan energi ini memberinya makan. Entah bagaimana ia mengaturnya dan menyerap gelombang prana itu, melakukan sesuatu yang spesial. Ia berkata: “Tidak, ia tidak melakukan apa pun yang khusus sepengetahuan saya.” Ia berkata bahwa ia menjalani proses khusus yang setelahnya ia mempertahankan ini. Ini adalah informasi pertama yang saya dengar tentang kemungkinan ini. Saat mendengarnya, saya seperti mempunyai perasaan senang di dalam dan semacam, dapat saya katakan, realisasi. Ini bukan dari pikiran saya. Saya mempunyai perasaan dari hati saya, “Wah, itu hebat”, saya mempunyai semacam semangat besar.

Supreme Master TV: Meskipun awalnya antusias dengan sepenuh hati, Oleg tidak meneruskan minatnya dalam gaya hidup ini hingga beberapa tahun kemudian, saat ia bepergian ke Inggris dan mendapat kesempatan berbicara dengan wanita yang dibicarakan oleh temannya sebelumnya.

Oleg: Saya amat menginginkan untuk belajar cara melakukan ini dan saya bertanya kepadanya dengan penuh semangat. Ia memberitahu saya bahwa saya tidak harus melakukan apa pun yang khusus. Itu akan terjadi ketika kita sudah siap. Ia memberitahu saya bahwa terdapat proses tertentu yang membantu mencapai ini dan bahwa itu diuraikan dalam buku Jasmuheen.

Supreme Master TV: Wanita muda breatharian itu memberinya nama toko buku di mana ia dapat menemukan buku Jasmuheen. Termotivasi, Oleg segera pergi membeli buku itu.

Oleg: Pada dasarnya, saya sudah senang mendapat petunjuk dan sesegera mungkin saya berkeinginan mencobanya dan waktunya tepat, saya dapat menerapkannya.

Supreme Master TV: Ketika ia kembali ke Rusia, Oleg melakukan penelitian tambahan untuk belajar lebih banyak tentang gaya hidup prana. Ia juga melakukan diskusi lebih lanjut dengan teman breatharian dari Inggris. Pada akhirnya, ia merasa siap untuk mencoba proses transisi itu.

Oleg: Sebagai hasilnya, saya memutuskan untuk menjalani proses 21 hari, sebagaimana dijelaskan dalam buku Jasmuheen, di mana itu akan sesuai bagi saya, saat waktunya tepat. Itu adalah selama libur musim panas saya. Pada mulanya saya pikir untuk menemukan sebuah tempat di alam, yang bersih. Tetapi, itu berubah menjadi agak tidak praktis. Jadi, saya menjalani proses itu dalam sebuah apartemen di sini di Moskow.

Supreme Master TV: Selama bertahun-tahun, Oleg telah berlatih teknik bernapas dengan kesadaran yang dinamakan bangkit kembali. Ia mengingat kembali satu sesi bernapas dengan sadar yang khusus.

Oleg: Karena saya sudah berlatih “bangkit kembali”, pada suatu ketika saya sudah tahu bahwa seseorang dapat hidup tanpa makanan. Bukan kita yang bernapas, tetapi napas kehidupan yang sedang bernapas melalui kita. Ketika saya berada dalam keadaan tenang ini, pada kenyataannya tidak bernapas, saya sadari apa yang sedang terjadi. Saya memiliki perasaan bahwa setiap sel sedang bernapas dengan Cahaya pada saat itu. Jadi, saya berpikir: “Oh, mungkin itulah bagaimana seseorang memberi makan diri sendiri dengan Cahaya.” Jadi, rasanya menyenangkan, baik, saya pikir, bahwa pada dasarnya latihan ini menyiapkan saya untuk ini. Dan kemampuan hidup dengan sedikit atau tanpa makanan muncul, sebagaimana saya pahami kini, dikarenakan latihan-latihan ini, saat tubuh sudah mengetahuinya.

Supreme Master TV: Oleg juga percaya bahwa peralihan ke breatharisme tidak bisa dicapai hanya dengan kekuatan kehendak saja. Itu juga harus didampingi oleh suatu bentuk spiritualitas.

Oleg: Menurut pendapat saya, saat kita hanya tidak makan, itu hanya merupakan suatu pengalaman puasa yang sementara, proses pembersihan, tetapi saya yakin bahwa memungkinkan untuk memasuki (breatharisme) tanpa bagian spiritual. Satu cara atau yang lain, kita masing-masing memiliki jalur berbeda. Ada yang tidak menyebutnya spiritualitas dan menyebutnya “mengikuti intuisi”. Kemampuan untuk berada dalam kedamaian dan menerima situasi apa pun tanpa menolak memungkiri, menentang apa yang terjadi… Semakin sedikit kita menolak di dalam dan di luar, semakin kita ada dalam damai, semakin kita ada dalam damai, semakin sedikit energi yang kita pakai. Dan bahkan tanpa menerapkan teori apa pun seperti “Kita dipelihara oleh cahaya”, jika seseorang hanya memakai sedikit energi dan berada dalam kedamaian, kekuatannya berlipat ganda hanya oleh fakta bahwa ia berada dalam dirinya sendiri, bahwa ia terhubungkan dengan Dirinya sendiri.

Supreme Master TV: Maka, dengan buku Jasmuheen dan pengalamannya dengan pernapasan secara sadar, Oleg memulai proses transisi 21- hari.

Supreme Master TV: Mohon beritahukan kami tentang proses itu sendiri. Apakah yang Anda lalui? Perasaan fisik dan moral jenis apakah yang Anda lalui?

Oleg: Secara umum bagi saya, proses itu berlalu dengan nyaman dan tanpa ketidaknyamanan atau rasa yang menyakitkan, baik secara fisik maupun mental. Pada dasarnya, saya suka itu. Saya mengikuti instruksi Jasmuheen untuk melakukan 21 hari dan tidak melakukan apa pun, selalu berada dalam saat sekarang – ya, selain apa yang perlu diselesaikan dalam kaitannya dengan makanan dan air. Ini adalah hal yang paling berharga bagi saya. Saya secara total sependapat dengannya bahwa ini adalah kemewahan yang bisa diberikan seseorang kepada diri sendiri. Karena itu, jika Anda memiliki waktu, jangan berusaha untuk menemukan sesuatu untuk dilakukan, jangan bebani diri Anda sendiri dengan kegiatan, tetapi hanya berusaha untuk merasakan kegembiraan untuk berada dalam waktu sekarang di sini dan sekarang. Pada dasarnya, saya secara akurat mengikuti instruksi dari buku itu yang saya simpan di samping saya.

Supreme Master TV: Oleg pindah ke apartemen yang lain di Moskow untuk menjalani proses ini, membawa serta buku Jasmuheen. Baginya, menyendiri adalah bagian penting dari proses tersebut.

Oleg: Pada dasarnya, saya ikuti instruksi itu secara saksama dari buku tersebut yang saya simpan di samping saya. Saya memulai proses itu pada musim panas. Saya beritahu keluarga saya untuk tidak menelepon saya karena telepon saya akan dimatikan. Jadi ya, direkomendasikan untuk menyendiri selama tiga minggu tersebut, untuk memutuskan kontak sosial apa pun. Itu seperti keadaan menyendiri sementara, pelepasan dari aktivitas-aktivitas sehari-hari. Pada dasarnya, kita membuat lingkaran ajaib imajiner di sekeliling, dan lingkaran ini memungkinkan kita untuk mengkonsentrasikan energi kita pada niat apa pun, pada satu tujuan. Itu memungkinkan kita untuk berada dalam momen itu, itu memungkinkan orang tersebut menyadari dirinya pada level yang lebih dalam, pada level kehidupan yang berbeda. Dan jika dia berkonsentrasi pada satu sasaran, hal itu memungkinkan dirinya menerobos ke arah yang dia konsentrasikan. Beginilah caranya bekerja pada diri saya dan karena itulah saya ingin melewatinya dengan cara ini.

Supreme Master TV: Mengikuti rekomendasi-rekomendasi dari buku Jasmuheen, Oleg menjaga aktivitas-aktivitas mentalnya sampai minimum secara mutlak.

Oleg: Selama proses tersebut, saya juga membuat catatan harian. Kebanyakan adalah untuk melewatkan waktu, tetapi itu juga menarik. Karena itu disarankan untuk tidak membaca apa pun yang serius atau melakukan sesuatu dengan komputer. Jika Anda ingin bergerak, Anda boleh bergerak sebagaimana saya pahami, tapi pada waktu bersamaan berada di saat ini dan hidup dengan sangat sederhana. Melakukan hal-hal sederhana. Karena itu, saya membaca literatur spiritual, yang ringan, misalnya Donald Walsh. Disarankan untuk menggambar, jadi saya menggambar sedikit pada minggu ketiga dari proses tersebut. Saya tidur, mendengarkan musik yang tanpa lirik.

Supreme Master TV: Di samping membatasi aktivitas-aktivitas mental, Oleg juga menjaga gerakan-gerakan fisiknya hingga taraf minimum.

Oleg: Plus, dalam minggu pertama, seseorang harus berpantang makanan dan minuman dan, pada beberapa hari terakhir, berbaring tanpa bergerak dan mengamati dirinya. Bagi saya, itu sama dengan teknik meditasi yang biasa saya praktikkan. Dengan mempertahankan keadaan tidak bergerak, seseorang mengamati segala hal yang sedang terjadi. Saya juga merasa bahwa ini latihan yang transformasional. Itu dikembangkan dalam proses, dan saya percaya itu, tahu bahwa itu juga membantu. Alhasil, saya masuk ke dalamnya. Pada dasarnya minggu ke-1 tanpa makanan atau minuman dilewati dengan nyaman bagi saya.

Supreme Master TV: Oleg percaya bahwa latihan meditasinya membantu menyiapkan dia untuk proses transisi ini.

Oleg: Karena saya terikat pada meditasi Vipassana saya, yang saya pelajari kira-kira 1993 untuk pertama kalinya. Itu adalah retret hening selama 10 hari atau lebih. Mereka melatih itu sekarang di center-center di seluruh dunia. Saya menghadiri dua retret seperti itu. Dulunya saya biasa meditasi selama satu jam, dua jam sehari. Selama dan setelah meditasi saya mendapat kondisi yang tenang dan sangat bahagia, dan hidup bahkan lebih mekar. Baiklah, itu sangat bagus, dan itu latihan yang bagus. Saya merasa baik dan segala hal dalam hidup saya menjadi lebih baik ketika saya berlatih itu.

Supreme Master TV: Selama proses 21 harinya, Oleg secara hati-hati mengamati pikiran-pikirannya.

Oleg: Selalu terdapat pikiran-pikiran tentang masa depan, misalnya apa yang akan terjadi setelah proses ini. Selama minggu pertama saya berpikir: “Apa yang akan saya minum saat minggu pertama, minggu tanpa minum, telah lewat?” Saya membayangkan diri saya di pantai sedang meminum jus dingin dari sebuah gelas. Saya mendapat gambaran-gambaran semacam ini. Atau “Bagaimana saya akan lanjutkan hidup tanpa makanan, jika saya bebas makanan?” Atau pikiran-pikiran tentang masa lalu. Saya percaya bahwa itu patut untuk disebutkan karena prosesnya tak hanya tentang makanan. Sebaliknya, saya tidak rasakan terlalu banyak ketidaknyamanan, atau masalah apa pun dengan itu.

Supreme Master TV: Oleg tidak mengalami lapar atau haus yang sangat selama minggu pertama, tetapi dia mengalami ketidaknyamanan fisik.

Oleg: Saya merasa seperti memiliki rambut di mulut saya dan tidak bisa saya singkirkan dari lidah saya. Begitulah rasanya ketika pembersihan sedang berlangsung dan racun dikeluarkan. Ketidaknyamanan menjadi semakin kuat selama dua hari terakhir pada minggu pertama dari proses 21 hari ketika saya harus berbaring tanpa bergerak dan hanya mengamati diri sendiri. Saya merasa perlu berkumur, dan, ketika berbaring selama 24 jam, ketidaknyamanan bahkan semakin kuat.

Supreme Master TV: Mulai hari ke-8, Oleg Maslov meminum air atau jus buah encer. Ia menuju ke suatu realisasi yang menarik. Juga dianjurkan untuk minum lebih dari 1,5 liter air per hari untuk tujuan pembersihan, untuk mengintegrasikan.

Oleg: Saya tidak merasa ingin minum yang banyak, tetapi saya hanya minum untuk tujuan pembersihan. Saya melihat, bahwa setelah 7 hari tanpa air, keinginan untuk minum berkurang secara serius. Saya melihat bahwa kebiasaan minum hanyalah berasal dari pikiran. Saya ingat bagaimana di masa kecil saya, ibu saya melatih saya: “Selalu minum air sebelum pergi tidur dan hal pertama yang dilakukan di pagi hari.” Di pagi hari saya akan memiliki suara di kepala saya, pikiran ini: “Minum air”, tetapi tubuh tidak ingin. Terasa nyaman, jadi mengapa harus minum? Proses pembersihan ini, puasa, puasa kering – semuanya membuat tubuh lebih sensitif dan memungkinkan untuk kembali ke keadaan semula. Maka, lebih mudah untuk menyadari kebutuhan sebenarnya. Karena itu, saya menyadari bahwa saya tak merasa haus ketika saya minum. Saya minum air atau jus dari konsentrat dicampur dengan air hanya untuk tujuan pembersihan. Selama minggu kedua saya pikir saya akan campur 25% jus dan sisanya adalah air. Minggu ke tiga saya akan campur 40% jus. Saya tidak ingat tepatnya. Jadi, saya minum terutama sebagai hiburan.

Supreme Master TV: Menjelang akhir prosesnya, Oleg merasakan pergeseran yang mendalam pada keberadaannya.

Oleg: Saat itu musim panas. Dan pada titik tertentu, saya sedang duduk di dapur. Dan matahari sedang bersinar. Terasa hangat. Dan ketika sedang duduk, pada satu titik, saya merasakan perasaan ini bahwa SAYA. Saya adalah energi. Dan bahwa, untuk menjadi energi tersebut, saya tidak harus melakukan apa-apa. Saya sudah merupakan energi. Karena saya sudah dalam keadaan damai, pemenuhan, dan sukacita menjadi sadar bahwa tubuh saya dipenuhi dengan kehidupan ini. Dan tubuh bagaikan sebuah konduktor dari kekuatan hidup ini.

Supreme Master TV: Oleg mulai memperhatikan keinginan yang menarik timbul. Dan lebih dekat ke akhir proses, mungkin pada minggu ketiga,

Oleg: Saya memiliki keinginan lain. Tubuh saya terasa seperti anak anjing. Ia ingin berolahraga. Saya berpikir bahwa keesokan paginya setelah saya menyelesaikan proses, saya akan sibuk di luar dan joging.

Supreme Master TV: Saat Oleg menyelesaikan proses itu, ia perlu membuat keputusan.

Oleg: Saya sudah tidak memiliki pemikiran apa pun untuk makan. Saya tidak merasa menyukainya. Saya berada dalam keadaan gembira. Saya hanya minum dan itu sudah cukup bagi saya. Saya merasa nyaman dan tidak berminat untuk makan dan saya tidak berpikir bahwa saya membatasi diri saya dalam hal apa pun. Itu adalah keadaan yang amat menyenangkan dan saya berencana untuk berlanjut seperti itu.

Supreme Master TV: Meskipun ia sebelumnya tidak pernah berolahraga lari, di akhir proses 21 hari itu Oleg memiliki desakan hati untuk melakukan joging.

Oleg: Saya memiliki keinginan untuk berlari khususnya. Ada sebuah stadion sekolah sekitar 500 meter. Saya menanti-nantikan saat itu. Dan segera setelah proses itu selesai, di pagi hari saya mengenakan baju dan berlari 11 putaran, beberapa kilometer. Berat badan saya tidak turun terlalu banyak. Saya tak punya timbangan, tetapi saya secara teratur bercermin untuk memeriksa jika saya menjadi lebih kurus. Sementara itu, vitalitas saya sangat bagus sehingga saya harus berlari. Saya terus berlari dan berlari secara teratur, dan saya ingin melakukannya. Bukannya karena alasan kesehatan atau alasan lain dari pikiran saya. Itu berasal dari dalam. Tubuh akan menyentak seperti seekor anak anjing, “Ayo pergi jalan-jalan! Ayo pergi!” Inilah yang saya rasakan.

Supreme Master TV: Namun, suatu hari, Oleg merasa kewalahan akibat kelemahan yang tiba-tiba ia rasakan dan mulai meragukan gaya hidup liquidarian yang ia jalani. Lalu ia memutuskan bahwa ia harus meninjau ke dalam.

Oleg: Saya pulang ke rumah dan bermeditasi. Hanya duduk, menutup mata saya, dan mulai mengamati kelemahan ini, perasaan ini, keadaan ini dari tempat cahaya itu. Dari tempat jiwa kita yang selalu tenang dan ringan. Maka, saya mengamati situasi kelemahan ini, meleburnya dengan cahaya dan kedamaian dan tidak melakukan apa pun tentang itu, tidak melekat padanya, hanya membiarkan. Dan saya tidak menaruh perhatian pada situasi lemah dalam tubuh saya. Tidak memberinya kekuatan dengan kekhawatiran saya. Lalu, kelemahan itu lenyap begitu saja dalam cahaya ini dan kondisi asal saya, terisi dengan kekuatan hidup, kembali.

Supreme Master TV: Selama saat-saat penting itu, Oleg menyadari betapa pentingnya bagi kita untuk mengamati dan bahkan memeriksa kembali sistem keyakinan kita.

Oleg: Jika saya yakin bahwa saya lemah, bahwa saya tak bisa hidup tanpa makanan maka saya, orang itu, akan membuktikannya sendiri yang akan membuatnya tetap ada dalam lingkaran setan ini. Ia akan menemukan buku, sebuah teori; pikirannya akan menciptakan perasaan, pengalaman-pengalaman nyata, suatu perasaan yang akan membuatnya percaya bahwa ini adalah nyata. Dan saat orang itu merasa bahwa ini adalah nyata, keyakinan dalam dirinya bahkan akan lebih mengkristal. Jadi, ini adalah latihan-latihan pengamatan akan apa yang berlangsung di dalam, apa pun yang membuat kita membatasi diri kita sendiri, dan ketidaknyamanan itu, dari suatu tempat yang damai dan bercahaya. Ini membantu untuk mengatasi keterbatasan-keterbatasan, untuk berada dalam keadaan dari kemungkinan yang lebih besar, di luar keterbatasan dari batasan-batasan itu.

Supreme Master TV: Oleg mulai melihat bagaimana jalur menuju breatharisme mengembangkan pikirannya.

Oleg: Jadi, proses itu bukan hanya tentang makanan atau tanpa makanan. Yang penting adalah bahwa proses ini memungkinkan saya merasakan keadaan ini, pengungkapan atau realisasi akan kebebasan yang lebih besar. Pada dasarnya, ini tidaklah berkaitan dengan tema makanan, yang memiliki pengaruh besar pada kesadaran kita, pada diri kita. Keadaan dari “semua kemungkinan” ini bisa meluas ke berbagai aspek kehidupan jika disadari. Ini sangat penting bagi saya. Proses ini khususnya adalah tentang transformasi batin.

Supreme Master TV: Oleg memperhatikan perubahan luar biasa lainnya dalam kehidupannya.

Oleg: Bahkan selama proses itu, saat tubuh lebih dibersihkan, saya butuh lebih sedikit tidur, hanya sekitar 3 jam. Setelah itu, setelah saya lanjutkan, saya hanya butuh tidur 2 jam. Kadang-kadang saat saya menyaksikan film atau sibuk dengan sesuatu, seperti menerjemahkan teks, saat saya memiliki sesuatu untuk dilakukan, saya bisa tidak tidur selama satu atau bahkan dua malam. Kebutuhan untuk tidur berkurang banyak. Pada dasarnya, bahkan setelah malam tanpa tidur, saya masih akan merasa kurang lebih oke. Ketika tubuh membersihkan dirinya sendiri atau dengan bantuan beberapa latihan seperti makan makanan hidup yang bersih, eliminasi toksin terjadi. Secepatnya, saluran-saluran energi kita dibersihkan juga, dan tubuh menerima lebih banyak energi. Itu tidak menghabiskan tenaga dan lebih sedikit energi yang hilang dalam melawan stres, dalam mengeluarkan racun. Tubuh lebih tenang, hemat lebih banyak kekuatan, dan butuh lebih sedikit tidur. Ditambah tingkat kekuatan hidup tinggi.

Supreme Master TV: Pada tingkat yang lebih dalam, juga, Oleg melihat banyak perubahan luar biasa.

Oleg: Sementara itu, terdapat suatu keadaan sangat bahagia, senang, gembira dalam batin. Pada dasarnya, ini adalah kebahagiaan hening dari kenyataan bahwa saya ada. Saat duduk, saya merasa nyaman. Saya rasakan hidup dari dalam. Dan saya tak perlu melakukan apa pun. Itu adalah kecukupan-diri. Tetapi, di sini ketika tubuh bersih dan kesadaran murni hingga tahap tertentu – saya tidak mengatakan bahwa itu adalah pencerahan, tetapi itu adalah proses pembersihan yang dimiliki setiap orang. Kemudian orang secara otomatis merasa gembira karena hal-hal biasa: bahwa saya ada, saya punya tubuh, dan tubuh saya memberi saya perasaan gembira yang nyaman. Setelah proses pengeluaran racun, saat Anda bangun, Anda merasa seperti bayi, seperti di masa kanak-kanak. Merasa segar, atau seperti sesudah banya (sauna) Rusia. Banyak orang Rusia suka pergi ke sauna karena ketika tubuh bersih, itu juga memberikan perasaan segar.

Supreme Master TV: Selama 4 bulan menjalani fase liquidarian ini, Oleg melihat sesuatu yang lain yang dia temukan sangat menarik.

Oleg: Kenyataannya, kekuatan pikiran pada kenyataannya meningkat. Pada dasarnya, pikiran-pikiran yang saya miliki dan apa yang sedang saya pikirkan mulai menarik dan terwujud lebih cepat di dunia sekitar. Saya sadari ini dengan amat jelas. Yang baik begitu juga yang buruk. Karena itu, sisi spiritual dari hal itu sangatlah penting: untuk dapat mengontrol otak, pikiran-pikiran kita. Sebagaimana saya ketahui, tingkat energi meningkat, dan kesadaran mulai bekerja secara berbeda. Saya bahkan akan menggambarkannya sebagai intensifikasi kecemerlangan. Lalu, seperti yang saya ketahui, dunia lebih perhatikan Anda. Saya mulai mempunyai kenalan baru, orang spiritual, sangat menarik. Saya menemukan bahwa mereka mulai tertarik pada saya. Pada dasarnya, ketika kita melepaskan diri dari hal yang membuat ketagihan dan racun², kita melebur dengan Hakikat kita, dengan Hakikat Ilahi bawaan kita, kondisi alami kita. Saat kita mulai mengingatnya, ia mulai muncul dengan lebih kuat, menyinari. Lalu dunia juga mulai mengembalikan segala hal dari kualitas yang sama. Inilah yang saya ketahui sekarang.

Oleg: Situasi-situasi berbeda mulai tertarik kepada saya, yang lebih aktif, dan orang-orang baru mulai tertarik kepada saya. Seperti yang saya pahami sekarang, vitalitas yang meningkatlah yang menarik respons ini. Segalanya tertarik dengan sendirinya. Sebagaimana yang akan saya katakan, tidak perlu pergi ke manapun saat kita menjadi suatu tempat kekuatan itu sendiri. Lalu, sebaliknya, orang tertarik pada tempat kekuatan ini.

Supreme Master TV: Oleg sangat bahagia dengan gaya hidupnya yang baru dan telah menetapkan untuk tetap menjalani pola makan cairan Namun, untuk banyak alasan, Oleg secara bertahap menemukan bahwa ketetapan hatinya melemah. Pertama-tama, ia mulai merindukan rasa makanan. Ia mengenang suatu kejadian saat beberapa tamu di rumahnya mempersiapkan teh masala.

Oleg: Saya benar-benar ingin ikut minum. Saya sadar bahwa teh itu sangat mengenyangkan dan amat kental, tetapi pada saat yang sama, beraroma sangat lezat, sangat beraroma. Saya ingin tahu, karena saya belum pernah mencobanya. Saya berpikir: “Saya bahkan tidak ingin makan dan saya benar-benar tidak ingin minum, tetapi saya inginkan rasanya. Saya sebenarnya ingin melanjutkan untuk tidak makan. Tapi, jika saya minum teh ini sekarang dan makan, saya akan berhenti bebas-makanan. Maka, saya memiliki moral seperti itu, cerminan mental: “Jadi, apa yang harus dilakukan? Dan saya benar-benar ingin mencobanya!” Lalu saya menyerah dan memutuskan untuk mencoba. Meskipun saya tidak merasa ingin makan, saya berkeinginan untuk merasakan, maka saya minum teh itu dan saya suka.

Supreme Master TV: Setelah kejadian pertama ini, Oleg menemukan bahwa ketetapan hatinya bahkan menjadi semakin lemah, dan ia mulai makan hal-hal lainnya juga.

Oleg: Pertama-tama teh, lalu sup yang ia buat. Saya berpikir: “Saya telah minum teh, maka sebaiknya saya juga mencoba sup ini.” Saya meminta mereka untuk hanya menuangkan cairan dari sup itu. Maka, saya mulai mengizinkan diri saya untuk makan cairan sup kapan pun saya memiliki kesempatan. Kapan pun saya makan karena keterikatan itu, saya merasa sangat menyesal, frustrasi karena saya tidak jujur terhadap diri sendiri dan pada keadaan itu. Tetapi lagi-lagi, dengan keterikatan itu, saya tidak bisa menahan tekanan godaan. Saya menginginkan sesuatu yang asin dan saya beli keripik. Saya tahu bahwa tiada apa pun yang bermanfaat di dalamnya; itu sudah jelas. Sahabat saya, yang vegetarian, berkata kepada saya: Mengapa engkau membeli keripik? Engkau baru saja melewati proses pembersihan dan kini engkau makan keripik! Saya menyadari, pertama-tama, bahwa makanan adalah suatu “candu” bagi saya. Makanan adalah suatu “candu” serupa dengan yang lain, tetapi lebih tidak kentara, lebih merupakan kebiasaan. Dan tubuh emosional saya, saya akan katakan, kecanduan saya pada rasa, sebagaimana yang saya pahami kini, mulai mewujud lebih kuat saya mulai izinkan diri saya untuk makan lebih banyak. Lalu saya akan ambil itu bahkan lebih mudah. Makanan adalah suatu candu. Mempengaruhi kita perlahan-lahan. Itu merayap secara tidak kentara. Setelah beberapa saat saya akan merasa ingin makan sesuatu yang lain. Saat saya mengunjungi kerabat saya, ibu saya khususnya akan memandangi saya dengan suatu ekspresi di matanya, seakan-akan saya sedang sekarat, meskipun saya merasa baik. Saya akan memberitahunya sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan makanan, tetapi ia akan terus memandang saya seperti itu, sering menyodorkan pada saya sepiring makanan: “Makan! Kami juga masukkan beberapa makanan dalam tasmu.” Itu terjadi setiap waktu, tidak peduli siapa yang saya kunjungi. Tujuan saya hanya untuk bersosialisasi, untuk merasakan kehangatan tanpa tekanan, namun setiap kali mereka akan membahas topik ini, mengatakan bahwa mereka khawatir saat berusaha memberi saya makan dan menentang apa yang sedang saya lakukan. Tapi, setelah makan besar, saya mengalami sensasi kuat akan rasa kantuk, kelambanan, penurunan yang tajam pada tingkat energi saya, seperti sedang “mengempiskan” diri untuk menyenangkan mereka.

Supreme Master TV: Meskipun ia kembali makan, Oleg mengamati bahwa terdapat perubahan khusus dalam pemahamannya tentang daging.

Oleg: Setelah semua pembersihan, daging sangat tak bisa diterima, sangat tidak menyenangkan. Dan bagi saya, ikan berbau seperti sesuatu yang busuk; baunya seperti kematian.

Supreme Master TV: Bulan-bulan berlalu dan ia melanjutkan makan, Oleg melihat sebuah pergeseran dalam batinnya.

Oleg: Setelah beberapa saat tahap kecemerlangan meninggalkan Anda, menjadi suram. Kemudian saya menyadari bahwa ada yang salah, saya bukan diri saya lagi, karena ketika seseorang dalam keadaan bersih tanpa makanan atau dengan sedikit makanan, keadaan ini adalah terang. Tetapi, pada saat yang sama, tubuh saya bereaksi terhadap bahan-bahan kimia itu. Saya mulai mengalami semacam kolik. Jelas bahwa itu mengganggu tubuh.

Supreme Master TV: Pada akhirnya Oleg ingin beralih sekali lagi menuju gaya hidup dengan prana. Ia menyadari kembalinya dia pada makanan untuk sementara hanyalah satu tahap sepanjang perjalanannya. Dan, pada dasarnya, juga terdapat kemelekatan pada rasa, tanah jajahan “candu”. Karena “candu” ini masih ada dalam tubuh, belum sepenuhnya dibersihkan.

Oleg: Kini saya pahami bahwa itu adalah suatu tahap yang normal. Jadi, semua masalah terkait dengan kemelekatan emosional saya, mungkin rasa takut atau adiksi, karena pada saat yang sama keadaan batin saya terpelihara, dan saya tahu jauh di dalam diri saya bahwa saya dapat hidup tanpa makanan dan saya tidak lagi memiliki konsep bahwa makanan adalah sebuah kebutuhan. Langkah demi langkah saat saya mulai tambahkan lebih banyak makanan mentah. Saya membuat salad, lalu saya membuatnya lebih jarang. Akhirnya, saya hanya akan makan jeruk dan membuat jus darinya: jeruk, grapefruit. Saya juga sadari bahwa meskipun saya tidak pernah bermaksud untuk hidup tanpa air, kadang-kadang saya secara alami tidak akan minum selama satu hari, dua hari, atau tiga hari. Saya hanya merasa suka. Minggu ini, contohnya, kemarin saya hanya minum air dengan lemon dan tidak ada yang lain. Ini adalah minggu kadash, tidak perlu makan atau minum, jadi saya tidak makan dan minum. Jadi, sekarang saya paham bahwa saya akan melalui siklus ini. Saya sedang memasuki siklus tanpa-makan. Bagi saya, hal yang terpenting dalam proses ini adalah mendengarkan, percaya dan mengikuti diri kita, intuisi kita, tanpa peduli apa kata orang. Breatharisme adalah suatu jalan untuk berhubungan dengan sumber kekuatan hidup, yang tidak terkait dengan sebuah tempat, tetapi sudah ada dalam diri kita. Beginilah saya merasakannya. Bahkan ini bukanlah tentang makan dari prana. Ini adalah sesuatu dari dalam. Ketika Anda adalah Jati Diri Anda, yang mengaktifkan sesuatu, dan itu mulai bekerja. Sisi spiritualnya amat penting, mempercayai diri, mengikuti Jati Diri, mendengarkan intuisi, berada dalam kedamaian. Ini adalah harapan bagi diri saya dan bagi mereka yang telah mendengarkan. Bagi saya, proses ini adalah semacam napas kehidupan yang memanggil saya dan saya menjawab. Tugas saya adalah untuk mendengar dan mengikutinya. Saya tidak sedang berusaha mengatakan bahwa saya 100% breatharian, tetapi saya dituntun pada jalan ini. Dan tanpa menghiraukan apa pun kata orang, saya hanya mengikuti proses ini.

Supreme Master TV: Oleg Maslov, kami berterima kasih kepada Anda yang telah berbagi pengalaman pribadi Anda tentang perjalanan Anda menuju hidup dengan prana. Semoga Anda diberkahi dengan berkah Surga saat Anda mengikuti jalan sejati Anda.

Literatur mengenai Hidup tanpa-Makanan
Makanan Prana – Nutrisi untuk Milenium Baru
www.lulu.com
www.amazon.com

Untuk lebih banyak informasi tentang Oleg Maslov dan pekerjaannya dalam bernapas dengan sadar, silakan mengunjungi
yogapower.wordpress.com
atau
www.anurag.ru
 


 
Cari di Semua Acara
 
Video Tanpa Teks Terjemahan
 
Paling populer
 Maha Guru Ching Hai dalam soal Lingkungan: Rahasia Venus Bag.1/14 29 Agustus 2009 Los Angeles, CA, AS
 Sebuah Pertemuan tentang Kecantikan - Bag.1/7 21 Januari 1996 Hsihu, Formosa (Taiwan) (Dalam Bahasa Formosa)
 Dirk Schröder: Memperluas Batasan - Hidup Penuh Cahaya Bag.1/5
 Nun Shi Hongqing dari China: Breatharian selama Lebih dari 20 Tahun
 Jasmuheen: Avatar Menakjubkan Hidup Prana - Bag.1/5
 Lampaui Kesulitan Hidup - Bagian 1 dari 9 31 Desember 1994 - 2 Januari 1995 Hsihu, Formosa (dalam bahasa China)
 Yogi Surya Uma Shankar: Pesan dari Mahavatar Babaji - Bag.1/5 (Dalam Bahasa Hindi)
 Guru Jue Tong: Biarawati Waterian yang Menginspirasi Cina - Bag.1/5 (Dalam Bahasa Cina)
 Zinaida Baranova: Lebih dari satu Dekade Hidup dari Prana - Bag.1/4 (Dalam Bahasa Rusia)
 Maha Guru Ching Hai mengenai Lingkungan: Sebarkan Pesan Vegetarian untuk Melindungi Kehidupan - Cuplikan Diskusi Maha Guru Ching Hai - Bagian 1 dari 7